Senin, 14 Januari 2013

Metode Pembelajaran Resitasi



Matode resitasi (penugasan) adalah metode penyajian bahan dimana guru memberikan tugas tertentu agar siswa melakukan kegiatan belajar (Djamarah dan Zain , 2010 : 85). Tugas yang dilaksanakan siswa dapat dilakukan di dalam kelas, di halaman sekolah, di laboratorium, di perpustaan atau dimana saja. Resitasi tidak sama dengan pekerjaan rumah (PR), tetapi jauh lebih luas dari itu. Resitasi merangsang anak untuk aktif belajar, baik secara individual maupun secara kelompok.
Menurut Djamarah dan Zain (2010 : 87) metode resitasi mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan, antara lain :
1)      Kelebihan
a)  Lebih merangsang siswa dalam melakukan aktivitas belajar individual ataupun kelompok
b)      Dapat mengembangkan kemandirian siswa diluar pengawasan guru
c)      Dapat membina tanggung jawab dan disiplin
d)     Dapat mengembangkan kreativitas siswa
2)      Kekurangan
a)      Siswa sulit dikontrol, apakah benar ia yang mengerjakan tugas ataukah orang lain
b) Khusus untuk tugas kelompok, tidak jarang yang aktif mengerjakan dan menyelesaikannya adalah anggota tertentu saja, sedangkan anggota yang lainnya tidak berpartisipasi dengan baik
c)      Tidak mudah memberikan tugas yang sesuai dengan perbedaan individu
d)     Sering memberikan tugas yang monoton dapat memberikan kebosenan siswa

1 komentar:

Jokerz mengatakan...

Daftar POKER DOMINO QQ Online Terbaik dan Terpercaya Indonesia 2017
pialaqq
sahamdomino
jupiterqq
mutiarapoker
18dewa

Posting Komentar